[ID] Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek

re_buku_picture_86371

 

Judul Buku: Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek

Penulis: Djenar Maesa Ayu

Tahun Terbit: 2012 (pertama kali diterbitkan tahun 2006)

Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

 

Buku yang berisi 13 cerita pendek (cerpen) ini adalah buku karya Djenar Maesa Ayu yang pertama kali saya baca. Walaupun saya mengikuti akun Twitternya, jujur saya belum pernah membaca karya-karya Djenar. Sebuah kumpulan cerpen nampaknya bisa membawa saya mengenal lebih jauh tentang sudut pandang seorang Djenar Maesa Ayu.

“Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek”, sebuah cerpen berjudul sama dengan antologinya, membuka perkenalan dengan sebuah kisah cinta segitiga. Diceritakan tokoh “Saya” terjebak dilema cinta antara sosok “Ia” dan “Dia”, yang mengakibatkan duka bagi ketiganya. Walaupun pada akhirnya “Saya” harus memilih salah satu diantara mereka, hal tersebut tetap tidak bisa melenyapkan air matanya.

Cerpen selanjutnya adalah “Nachos” yang menganalogikan imajinasi dan realitas dengan dua macam nachos: nachos yang gurih menggiurkan dan nachos yang datar-datar saja rasanya. Seringkali imajinasi terlihat lebih indah dan liar, walaupun berisiko, jika dibandingkan dengan kehidupan nyata yang berjalan ‘aman’.

Beberapa cerpen dalam antologi ini membahas tema serupa yang dibungkus setting berbeda. “Three More Days” dan “Istri Yang Tidak Pulang” mengisahkan tentang rasa lelah dan keinginan tokoh utama untuk lepas dari belenggu komitmen yang mereka jalani saat ini. Kisah “hA… HA… Ha…” dan “Suami Ibu, Suami Saya” menilik tema disfungsionalitas dalam sebuah keluarga. Banyak figur dalam keluarga yang seharusnya bertugas melindungi, menyalahgunakan kekuasaannya. Di hadapan norma yang cenderung hitam dan putih, ternyata masih ada persentase absurditas yang berhasil menyusup masuk. Trauma pelecehan di masa kecil yang menghantui korbannya hingga bertahun-tahun kemudian menjadi latar belakang cerpen “Pasien” dan “Hangover”. Yang terakhir, ada cerpen “Lolongan Di Balik Dinding” dan “Semalam, Ada Binatang” yang bercerita tentang penantian sosok dan rasa yang menghilang dari kehidupan tokoh utama.

Dalam sebuah kumpulan cerita, selalu ada yang berkesan dan menjadi favorit saya diantara sekian banyak pilihan bagus yang ditawarkan. Cerpen favorit saya adalah “Dislokasi Cinta”, “Al + Ex = Cinta” dan “Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek”. “Dislokasi Cinta” diawali dengan sebuah adegan perselingkuhan dan diakhiri dengan twist yang apik. Sedangkan “Al + Ex = Cinta” adalah cerpen berlatar belakang lingkaran samsara dengan satu tujuan: mengejar pemilik cinta bernama Alex. Lalu ada sebuah cerpen berjudul “Ikan”, yang menurut saya adalah cerpen paling sendu di kumpulan cerita ini. Tak seperti cerpen-cerpen lainnya yang lugas, saya menemukan “Ikan” bercerita dari balik kabut kata-kata dan perumpamaan. Dari balik meja bar, asap rokok dan seringai kelam manusia, sang tokoh utama hanya bisa mengamati orang yang dicintainya dari kejauhan dengan rasa haru.

Perkenalan ini meninggalkan keinginan untuk mencari tahu tentang tulisan Djenar Maesa Ayu yang lainnya. Saya sangat menyukai cara bercerita Djenar yang jernih dan lugas. Kata-kata yang sekilas terlihat tanpa sensor itulah yang menarik perhatian saya, sebab ketelanjangan emosi itu membuat saya ikut merasa terbebaskan. Sebagai bagian dari sebuah budaya dan adat ketimuran, eufemisme menjadi makanan sehari-hari saya. Kumpulan cerita ini seakan menjadi tangan yang membuka ‘cadar’ saya dan berbisik “be free.” Ketika banyak penulis mungkin merasa ragu (dan sedikit tabu) untuk mengeksplorasi seksualitas dan sensualitas, saya tidak melihat hal itu dalam diri Djenar Maesa Ayu. Dua aspek itu memang bagian dari kehidupan manusia dan tak perlu disangkal. Seni itu pada dasarnya adalah kejujuran.

Dan satu lagi: saya sangat suka dengan permainan rima (rhyme) yang selalu ditunjukkan Djenar baik dalam tulisan maupun tweet-nya. Buat saya, tidak gampang untuk menemukan padanan kata yang pas dan hal itu menunjukkan tingkat kreatifitas seseorang.

It’s such a pleasure to read your beautiful writings, Mbak Djenar :)

3 thoughts on “[ID] Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek

  1. amanda says:

    Halo, sis.. Saya sedang meneliti mengenai buku Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek. Apakah bisa membantu saya hanya sekadar dimintakan pendapat? Kalo bersedia bisa kontak by email? Terima kasihh :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s